gototopgototop
Nyicipin Lagi -sedikit- Dunia Mengajar
Written by Darwanto   
Friday, 10 July 2009 03:07
Belajar, belajar dan belajar. Tidak ada habisnya manusia senantiasa wajib belajar, tanpa dibatasi limit waktu dan tempat, apalagi jika belajar -sesuatu hal- merupakan bagian dari kesenangan kita. Disamping banyak sekali media belajar, salah satu yang begitu saya nikmati adalah mengajar baik berupa pengayaan materi pelajaran, fasilitator dan sebagainya. Mengajar menjadi cita-cita yang tak pernah tergantikan buat saya namun tidak untuk pekerjaan utama, karena mindset yang terbangun di otak saya bahwa pekerjaan aplikatif dapat kita bagi-diskusikan dalam dunia belajar mengajar. Dengan tidak melupakan esensi pengajaran yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademis, pengajar murni hanya cocok untuk membahas yang bersifat teoritik saja ataupun hitung-hitungan.

Read more...
 
 
Keuntungan tak layak setiap pekerjaan
Written by Darwanto   
Saturday, 04 July 2009 22:44

Kita sering diperlakukan dengan tidak semestinya namun hal tersebut dianggap normatif "ah itu sih sudah biasa", dan biasanya dibentuk oleh kebutuhan dan situasi yang mendukung. Ada istilah rahasia umum, asal bapak senang, demi kelancaran atau apapun yang mungkin bisa berkembang. Saat saya melanggar peraturan lalu lintas sampai hampir mendapatkan surat tilang & akhirnya digagalkan hanya dengan membayar dua puluh lima ribu rupiah, atau saat mengurus perpanjangan STNK (surat tanda nomor kendaraan), hanya dengan uang saya bisa mempercepat daftar antrian.

Hal tersebut merupakan contoh keuntungan tak layak yang melekat pada pekerjaan tersebut. Bagi saya itu hanya contoh yang menyentuh wilayah publik secara umum, padahal pekerjaan apapun memiliki peluang yang sama untuk mengambil keuntungan tak layak tersebut. Seperti seorang dosen dengan kurangnya kapasitas keilmuan mensiasati dengan cara memberikan tugas makalah & presentasi dari awal masuk kuliah sampai akhir, karyawan yang membelanjakan peralatan kantor dimark-up, PNS (pegawai negeri sipil) yang keluar masuk kantor semaunya, dan setiap pekerjaan lainnya.


Read more...
 
 
Ditunggu..! Pertanggungjawaban Akademik UIN
Written by Darwanto   
Monday, 29 June 2009 01:00

Insiden Penolakan Kebijakan Biaya Pendidikan

Terpilihnya Komarudin Hidayat menggantikan Azyumardi Azra tidak memberikan perubahan yang lebih baik terhadap sistem pendidikan di kampus islam Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, namun melanjutkan catatan kelam atas kekerasan yang terjadi di kampus ini. Oknum satpam menganiaya beberapa mahasiswa yang sedang berdemo dengan cara pemukulan terhadap mahasiswa tersebut, bahkan mahasiswa yang tidak ikut serta dalam demonstrasi turut menjadi korban.

Dimana rasa keadilan itu muncul atas dicabutnya kompensasi biaya SPP dengan dikeluarkannya SK Rektor NO. 024 Tahun 2005-2006 untuk kalangan semester atas yang sudah tidak aktif kuliah. Gejala tidak wajar diindikasikan dari tahun keluarnya SK Rektor tersebut yakni 2005 dengan tahun efektif berlakunya yakni 2009.


Read more...
 
 
Entah Berantah
Written by Darwanto   
Friday, 12 June 2009 16:29
Sumber masalah dan sumber penyelesaian banyak tergantung dari faktor ekspresi, terutama ucapan lewat lisan ataupun yang tertuang dengan tulisan. Komunikasi tersebut paling tidak diukur berdasarkan norma yang dibentuk masing-masing segmentasinya, bisa atas wilayah, standar akademis ataupun yang lain. Di pesisir misalnya, tidak heran jika berkata keras dan kasar yang menjadi suatu norma yang bisa terima dimana jika hal tersebut diterapkan di wilayah dingin seperti pegunungan yang notabene masyarakatnya bertutur pelan dan halus. Ada banyak komparasi yang bisa kita buat bahkan sampai menembus aturan legal formal yang sudah ada, seperti pemakaian koteka oleh suku-suku di papua apabila dikaji dalam konteks perundangan melanggar UU anti pornografi dan pornoaksi. Preposisi tersebut terbentuk secara mekanis dan biasanya sudah sangat lama sehingga perbedaan antar norma kemudian menjadi suatu kekayaan tersendiri dalam kehidupan kita. Mungkin begitulah parameter suatu kebenaran dan keadilan, melibatkan sebuah konteks yang pas dalam penerapannya.

Read more...
 
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
 
Page 4 of 14
 

Who's Online?

We have 3 guests online
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday78
mod_vvisit_counterYesterday84
mod_vvisit_counterThis week78
mod_vvisit_counterThis month472
mod_vvisit_counterAll42185
PMII KOMFEIS

Tags