cara mengawinkan ikan cupang

Cara Mengawinkan Ikan Cupang: 8 Langkah yang Wajib Kamu Tahu

93 / 100

Kamu mau tahu cara mengawinkan ikan cupang dengan baik?

Mengawinkan dan mengembangkbiakkan ikan cupang bukan masalah sepele. Kalau kamu melakukan dengan ceroboh, bukan cuma berisiko bikin ikan cupang dan burayak cupang mati atau sakit-sakitan, tapi juga kehilangan duit yang sudah kamu investasikan.

Tapi ada metode populer yang bisa diikuti supaya kamu bisa mendapatkan hasil yang diiginkan, tanpa membahayakan kesehatan dan keselamatan ikan cupang kesayanganmu. Metode ini terbagi dalam 8 langkah umum yang mesti kamu ikuti secara berurutan.

Kalau kamu baru masuk dalam dunia ikan cupang, kamu bisa memulainya lewat perkenalan dengan dasar-dasar pengetahuan terkait ikan cupang atau betta fish.

Cara mengawinkan ikan cupang dalam 8 langkah

Langkah 1: Siapkan tangki permanen

tangki ikan cupang betta fish cara mengawinkan ikan cupang1
Contoh tangki yang bisa dipakai untuk ikan cupang

Langkah pembukaan dari cara mengawinkan ikan cupang adalah menyiapkan tangki permanen, masing-masing untuk cupang jantan dan betina. Tapi sebelum mengisinya dengan cupang, kamu perlu melakukan siklus nitrogen pada tangki.

Langkah 2: Menyiapkan tangki pembiakan

Kesalahan terbesar saat membiakkan mengawinkan ikan cupang adalah mencoba melakukannya di tangki cupang jantan. Kelihatannya praktis, tapi ini bukan cara mengawinkan ikan cupang yang baik.

Kamu mesti punya tangki pembiakan khusus, karena benih atau burayak ikan sangat rapuh dan membutuhkan air yang bersih. Kalau membiarkan perkawinan terjadi di sarang pejantan, risikonya benih akan rusak atau mati karena aktivitas induknya atau karena keracunan amoniak dari kotoran dan sisa makan.

Karena itu kamu harus punya tangki pembenihan sendiri, agar bisa memindahkan induk ke rumah asalnya setelah kawin. Dengan begini, risiko induk cupang stress akibat “diusir” dari rumah aslinya, bisa dikurangi,

Ini daftar yang kamu perlukan untuk menyiapkan tangki pembiakan yang bagus:

  • Kosongkan tangki dengan penutup, dengan kapasitas 45 liter, untuk memberikan cukup ruang bagi cupang kalau merasa perlu bersembunyi. Tapi sebaliknya, tangki jangan terlalu besar, biar jantan dan betina tetap bisa menemukan satu sama lain. kamu tidak perlu menambahkan substrat karena akan menyusahkan pejantan untuk mengambil telur. Selain itu burayak juga dapat tersangkut di dalamnya
  • Pemanas 25 watt untuk menjaga suhu air yang ideal
  • Breeding sponge untuk menjaga air tetap bersih dan mencegah arus air terlalu besar yang bisa menghanyutkan dan memisahkan telur
  • Pompa udara untuk menyedot air melalui spons
  • Plastick wrap untuk menjaga kelembaban 
  • Christmas moss yang akan banyak kamu butuhkan buat persembunyian ikan cupang
  • Daun almond untuk untuk mendisinfeksi air dan menjadi tempat pejantan membangun sarang gemembungnya. Alternatifnya gunakan gelas styrofoam 
  • Pencahayaan LED yang dipasang di atas tangki. Kamu harus mengontrol pencahayaannya
  • Sekat untuk memperkenalkan pasangan kamu secara bertahap, sehingga mereka mudah terbiasa satu sama lain tanpa perlu terlibat keributan

Langkah 3: memilih pasangan cupang

Ada 8 langkah dalam cara mengawinkan ikan cupang, dan ini bagian intinya. Core of the core!

Keberhasilan kamu bakal tergantung dari pasangan yang kamu pilih. Cara gampangnya, kamu bisa beli dari peternak ikan cupang yang reputasinya bagus, dan mempraktikkan cara merawat ikan cupang yang baik secara rutin.

Peternak yang punya reputasi baik bisa kasih kamu saran dari pengalaman mereka membiakkan cupang. Ini ilmu tak ternilai.

Kamu memang bisa dapat yang murah dari sembarang penjual ikan cupang, tapi hasilnya juga bakal sembarang. Tergantung kemujuran.

Lagipula setelah membeli tangki dan peralatan, sayang amat kalau di bagian intinya justru memilih sembarangan

Masa perkembangbiakan ikan cupang idealnya pada usia 4-12 bulan. Maksimal 14 bulan. Kalau dari indukannya dirawat dengan buruk dan menurunkan kualitas kesehatannya, keturunannya juga bakal menurunkan sifat genetik ini.

Tips: kamu harus sudah mulai merawat ikan cupang sebulan sebelum dikawinkan, agar mereka beradaptasi di lingkungan barunya.

cara mengawinkan ikan cupang

Lalu bagaimana memilih pasangan ikan cupang yang akan dikawinkan?

Di alam liar, cupang betina suka pilih-pilih pasangan. Sementara cupang jantan bersaing satu sama lain untuk mendapatkan pasangan dan area untuk kawin.

Fakta:  Cupang betina akan “memata-matai” petarung jantan dan memilih pemenang untuk kawin.

Lah, kalau bukan di alam liar bagaimana cupang betina tahu “keperkasaan” cupang jantan?

Inilah gunanya menyimak lengkap cara mengawinkan ikan cupang ini sampai selesai. Kita masuk bagian selanjutnya untuk menjawab.

Tips cara mengawinkan ikan cupang: memilih ikan cupang jantan

Untuk memilih cupang jantan, beberapa faktor yang harus kamu pertimbangkan antara lain:

Kesehatan

Kalau si jantan kurang sehat, cupang betina akan menganggapnya kena penyakit atau parasit, dan tidak memiliki sistem kekebalan yang baik.

Kesehatan yang buruk bisa menurun pada burayak. Cupang betina juga punya insting mengenali pejantan yang sehat agar keturunannya juga bagus.

Warna

Pilih pejantan dengan warna-warni cerah, karena itu menunjukkan tingkat kesehatan dan “keperkasaannya”. Cupang betina juga mengenali kedigjayaan jantan yang banyak asupan karotin dan membuat warnanya cerah. 

Apakah jenis warna ada pengaruhnya?

Ada! 

Penelitian ini menunjukkan bahwa cupang betina cenderung lebih suka berduaan dengan jantan berpigmen warna merah. Warna merah pada cupang adalah tanda bahwa ia punya sistem kekebalan dan gen yang sehat.

Jadi, bagian dari tips penting cara mengawinkan ikan cupang adalah, memilih jantan berwarna merah.

ikan cupang atau betta fish yang sehat1
Ikan cupang yang sehat terlihat dari warnanya yang cerah

Sirip

Tanda fisik lain yang menunjukkan kesehatan ikan cupang adalah siripnya. Cupang jantan yang sehat akan sembuh lebih cepat kalau siripnya cedera ringan atau tergores (satu/dua hari)

Cupang betina kemungkinan bakal ogah mendekati jantan yang siripnya rusak. Mereka lebih tertarik pada jantan dengan sirip yang panjang dan sempurna, karena tanda si jantan adalah petarung yang baik dan dalam kondisi sehat walafiat.

Rangkuman: Cara memilih pasangan cupang yang baik untuk dibudidayakan

Untuk mempermudah, berikut ringkasan cara untuk memilih pasangan cupang:

  • Beli dari penjual dengan reputasi bagus dan mempraktikkan cara merawat ikan cupang yang baik secara rutin
  • Pilih yang berusia di antara 4-12 bulan saat kamu akan mengawinkan
  • Pilih jantan yang sehat dan segar
  • Pilih jantan berwarna cerah, terutama berwarna merah 
  • Pastikan cupang jantan punya sirip panjang dan tidak rusak
  • Setelah membeli pasangan cupang, jangan lupa mengaklimatisasinya dengan tangki permanen mereka masing-masing, yang sudah disiapkan sebelumnya

Langkah 4: Mengondisikan perkawinan

Sekarang waktunya membahas langkah-langkah membuat kondisi pembiakan yang baik:

Langkah 4.1: Biarkan cupang beradaptasi

Sebelumnya sudah dibahas singkat bahwa kamu harus membiarkan cupang beradaptasi di lingkungan baru mereka selama sebulan, sekurangnya dua minggu.

Selama periode itu pantau terus kesehatan mereka untuk memastikan tidak muncul tanda-tanda penyakit.

Kamu juga harus mengkondisikan cupang dengan memberi makanan hidup. Ini akan membantu meningkatkan kadar karoten, terutama bagi jantan (karoten membuatnya kelihatan cerah dan sehat).

Bagi cupang betina, kawin adalah proses yang bisa bikin stress. Proses adaptasi bakal membantunya mengembangkan telur yang sehat dan subur, serta meningkatkan kesehatannya.

Langkah 4.2: Cara menyiapkan tangki pengembangbiakan cupang 

Sebelum memasang tangki, pastikan posisinya jauh dari berbagai gangguan, termasuk dari aktivitas manusia. Jauhkan tangki dari warna-warna cerah di sekitar. Ikan cupang suka privasi.

Kalau sudah ketemu tempat terbaik, berikut cara menyiapkannya:

  1. Isi tangki dengan air setinggi 3-5 inchi. Kalau terlalu dalam, benih cupang atau burayak akan kesulitan berenang ke permukaan untuk bernapas dan makan
  2. Tambahkan filter spons dan pompa udara 
  3. Atur pemanas sampai 26 derajat celcius dan masukkan ke sudut sampai terendam air sepenuhnya. Kalau tidak bisa menjadi terlalu panas.
  4. Tambahkan daun almond atau gelas styrofoam. Rekatkan ke bagian depan akuarium kalau kamu senang melihat sarang gelembung dibangun
  5. Tambahkan christmas moss secukupnya untuk tempat cupang bersembunyi. Tapi jangan terlalu banyak, nanti mereka malah tidak ketemu
  6. Biarkan selama 24 jam. Pastikan pemanas pada suhu 26 derajat celcius

Langkah 5: Mengenalkan cupang jantan kepada cupang betina

Langkah 5 dari cara mengawinkan ikan cupang adalah mengenalkan calon pasangan. Setelah 24 jam, tangki pembiakan dalam kondisi optimal, saatnya menjodohkan pasangan pasangan cupang.

Langkah 5.1: Masukkan cupang betina kamu ke tangki pembiakan

Pindahkan cupang betina secara hati-hati agar tidak stress. Lalu biarkan dia terbiasa dengan lingkungannya selama 30 menit sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.

Langkah 5.2: Perkenalkan cupang jantan kepada cupang betina 

Pertama, pasang sekat tangki atau akuarium sebelum memasukkan cupang jantan. Lalu tambahkan cupang jantan ke sisi lain tangki dari tempat cupang betina. Biarkan dia berenang bebas di tangki.

Setelah pejantan mulai memperhatikan betina, kamu akan melihat warnanya jadi lebih gelap dan cupang jantan mulai menunjukkan siripnya untuk menarik perhatian betina.

Jangan khawatir kalau dia mencoba menggigit barang di sekitar. Ini perilaku yang normal.

Kalau cupang betina menerima sinyal jantan, warnanya akan menjadi gelap dan akan terlihat pola garis vertikal di sepanjang bagian tengah tubuhnya. Ini tandanya dia siap dijodohkan.

Cupang betina yang agresif akan menggoda dengan menggoyangkan tubuhnya.

Tips: Kadang cupang betina punya sifat pemalu. Ia mungkin menyembunyikan siripnya atau mengabaikan jantan. Tapi selama terlihat pola garis vertikal (bukan horizontal) di bagian tengah tubuhnya, perkawinan bisa dilanjutkan.

cara mengawinkan ikan cupang

Langkah 5.3: Tunggu kemunculan gelembung ikan cupang

Sekitar satu jam setelah perkenalan awal, pejantan mulai membangun gelembung untuk sarang. Dia bakal mondar-mandir, membangun sarang sambil cari perhatian. 

Tapi jangan terburu-buru. Biarkan mereka tetap terpisah semalaman.

Kita lanjut ke langkah 6 dari cara mengawinkan ikan cupang.

Langkah 6: Mengawinkan pasangan ikan cupang 

cara membudidayakan ikan cupang1
Proses perkawinan ikan cupang

Pada langkah 6 cara mengawinkan ikan cupang, masuk waktunya “resepsi perkawinan” digelar. Tapi tetaplah, berhati-hati, ini proses yang sensitif.

Langkah 6.1: Lepaskan sekat pemisah

Cupang betina mungkin akan menyerbu sarang gelembung jantan untuk memeriksa apakah sesuai dengan seleranya. Kalau tidak, dia akan berenang menjauh. Kadang mencoba menghancurkan gelembung.

Kalau cupang jantan menyadari pancingannya berhasil, warna di tubuhnya bakal menjadi lebih ramai.

Cupang jantan akan mulai mengejar betina di sekitar tangki, mengajaknya untuk kawin.

Langkah 6.2: Tutupi tangki dengan plastick wrap

Ini dilakukan untuk menciptakan kelembaban dan menjaga panas masuk. Selain itu kelembaban tangki akan membantu penetasan telur dan perkembangan benih.

Langkah 6.3: Keadaan “memburuk”

Selama beberapa jam berikutnya (bisa 2 sampai 6 jam), pasangan cupang bisa terlihat seperti berkelahi. Mereka saling berkejaran dan menggigit..

Ini adalah perilaku normal, tetapi kamu harus tetap awasi kalau-kalau terjadi cekcok sungguhan..

Tips: Di sinilah salah satu kegunaan christmas moss, menjadi tempat betina untuk sembunyi kalau-kalau keadaan menjadi buruk.

Selama proses ini cupang betina akan terus memeriksa sarangnya. Kalau dia siap, maka dia akan menari-nari bersama jantan.

Mereka akan melebarkan sirip dan berenang berdampingan, berhenti setiap beberapa inci dan saling memamerkan tubuh mereka.

Jika jantan tidak tertarik, dia akan menggigit dan mengejar betina sebelum menari lagi.

Cupang betina mungkin akan mencari tempat untuk bersembunyi sampai siap untuk bertelur. Dia akan terus ngumpet sampai jantan menemukan dan mengejarnya, atau dia merasa siap untuk ketemu lagi dengan cupang jantan.

Cara cupang betina menunjukkan siap dikawini bisa berbeda-beda, tergantung pada kepribadiannya.

Ada yang langsung berenang mendekati jantan dengan kepala menunduk dan sirip dijepit. Ada juga yang akan mengisi sarang dan mengundang jantan untuk kawin.

Tips: Kalau kamu merasa khawatir dengan keselamatan cupang betina karena si jantan terlalu agresif, keluarkan saja cupang betina

Langkah 6.4: Tarian kawin ikan cupang

Perkawinan akan dimulai dengan pasangan saling berhadapan satu sama lain, sampai jantan menundukkan betina untuk memulai proses kawin.

Tips: Untuk pasangan yang baru pertama kawin, prosesnya mungkin belum terlalu mulus. Maklum, lah yah…

Selesai kawin mereka akan berenang ke permukaan atau justru menyelam ke dasar tangki.

Cupang jantan akan melepaskan betina untuk beristirahat (3-5 menit), sebelum mereka mulai babak kedua.

Setelah beberapa pergulatan seru, cupang betina bakal menjatuhkan telur beberapa kali. Dalam fase ini cupang betina akan terlihat mengambang seperti mayat hidup, sambil terus mengeluarkan telur. 

Jangan panik, ini normal.

Cupang jantan akan mulai mengumpulkan telur dan menaruhnya di sarang satu-persatu.

Saat cupang betina pulih, dia dapat membantu jantan memindahkan telur kesarang. Tapi, kadang ada cupang betina yang memakan telurnya. Jadi perhatikan baik-baik dan segera keluarkan kalau dia makan telur.

Untuk amannya, keluarkan cupang betina dari tangki segera setelah dia sadar. Karena cupang jantan bakal mulai melihat betina sebagai ancaman dan bisa menyerangnya.

Tips: Ikan cupang butuhkan privasi dan kadang tidak mau muncul. Ini gunanya daun almond yang akan menggelapkan air di tangki,untuk membantu mereka merasa lebih nyaman.

Langkah 7: Cupang jantan memelihara sarang

Langkah ketujuh dari cara mengawinkan ikan cupang adalah membiarkan cupang jantan mulai jadi calon bapak yang baik. Maksudnya gimana?

Selama 24-36 jam di sarang, cupang jantan akan menghabiskan waktunya jadi calon bapak yang baik, mengurus telur dan membuat lebih banyak gelembung.

Mungkin juga dia akan membangun sarang baru di lokasi lain dan memindahkan semua telur ke sana.

Tapi sebagian besar waktunya bakal dihabiskan untuk menyelam di bawah sarang, sambil memeriksa secara rutin apakah telur-telurnya sudah mulai menetas.

Cupang jantan yang baru pertama kali merasakan menunggu jadi bapak mungkin akan terlalu stress dan memakan telur. Tapi dia banyak pendapat mengatakan jantan hanya memakan telur yang belum dibuahi dengan benar, atau karena tahu ada yang salah pada telur yang dimakan.

Jadi biarkan dia sibuk dengan tugasnya

Langkah 8: Menetaskan telur cupang

Ini langkah penghabisan dalam cara mengawinkan ikan cupang.

Saat burayak atau benih cupang mulai menetas, gerakannya bisa membuat mereka lepas dari gelembung dan jatuh ke dasar. Kalau cupang jantan melihat, dia akan menangkap dan mengembalikannya.

Ketika mereka semua mulai menetas, cupang jantan akan sangat sibuk berlari-lari untuk menangkap mereka dan mengembalikannya.

Inilah teladan bapak yang baik. Dari cara mengawinkan ikan cupang pun kamu bisa belajar 😀

Anak cupang akan menggantung di gelembung selama beberapa hari pertama, dan pelan-pelan mulai mengambil posisi renang horizontal.

Setelah mereka berenang bebas, keluarkan cupang jantan. Berikan anak-anak cupang menu makan artemia, cacing mikro, atau belut cuka.

Penutup

Selamat, kamu berhasil melakukan semua langkah cara mengawinkan ikan cupang dengan baik.

Tapi jangan lupa melanjutkan tugas dengan merawat induk dan anak cupang tetap dengan penuh perhatian. Menjadi pemilik ikan cupang berarti merawat dan ikut melestarikan habitat ikan cupang.

Dengan merawat ikan cupang secara baik, dia akan tumbuh sehat dan bakal jadi salah satu teman terbaikmu di waktu-waktu senggang.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *