ikan cupang

Ikan Cupang alias Betta Fish, Sang Primadona Baru

95 / 100

Ikan cupang sedang jadi tren di kalangan penyuka hewan di Indonesia. Tua-muda, penduduk desa-kota, sama tergila-gilanya dengan hewan yang berasal dari Thailand ini. Maraknya pertumbuhan peminat jenis ikan yang kaya warna ini juga bisa dilihat dari lapak-lapak penjual yang terus tumbuh di mana-mana.

Kalau kamu jadi bagian dari geng pemelihara cupang, apalagi yang baru mulai menyukai, ada baiknya kamu mengenal lebih dalam tentang hewan peliharaan air satu ini.

Berkenalan dengan ikan cupang

betta splenden 750x4001 1

Ikan cupang, ikan aduan dari Siam, atau betta fish, adalah ikan air tawar tropis yang populer sebagai hewan peliharaan dan sering ditempatkan di tangki rumah sebagai hiasan. Di alam liar habitat aslinya di  daerah seperti Kamboja dan Thailand, cupang mendiami sawah dan kanal yang masih berair.

Kalau kamu lihat di lapak para penjual, cupang bisa sangat berbeda dalam warna dan ukuran. Cupang liar memiliki sirip yang jauh lebih kecil dan didominasi warna hijau kusam atau coklat. 

Jantan dan betina terlihat sangat berbeda satu sama lain. Cupang jantan punya sirip yang lebih panjang dan indah. Sedang cupang betina jauh lebih kecil dalam ukuran dan panjang sirip. 

Dengan perawatan yang tepat, cupang dapat hidup antara 2 sampai 4 tahun. Beberapa pemelihara cupang bahkan mencatat masa hidup yang panjang, sampai remaja. 

Sejarah

Kembali ke masa pertengahan hingga akhir 1800-an, Raja Thailand tertarik pada cupang karena sifat spesies ini yang senang menguasai teritori dan hobi bertarung.

Awalnya karena penduduk asli Thailand senang mengumpulkan dan membiakkan cupang, khusus untuk diadu. Hal ini menarik perhatian Raja, bahkan para pemilik cupang yang sering menang menjadi dekat dengan Raja. Sampai kemudian Raja menyetujui acara rutin adu cupang, membuat peraturan pajak, bahkan mengatur taruhan di dalam acara.

Banyak orang percaya bahwa ikan cupang bertarung sampai mati, tapi faktanya tidak selalu begitu. Perkelahian antara cupang umumnya hanya berlangsung beberapa menit sebelum salah satu memutuskan untuk mundur atau mati. 

Karena lingkungan alaminya di alam liar yang sering berubah, ikan bernama Inggris betta fish ini mengembangkan kemampuan untuk mengambil oksigen dari air dan udara. Evolusi genetik ini memungkinkan spesies hidup di air yang mengandung sangat sedikit oksigen.

Kalau kamu memelihara ikan cupang, kamu akan melihat bahwa mereka sering muncul ke permukaan untuk mengambil nafas dari luar air. Percaya atau tidak, tetapi cupang dapat bertahan hidup di luar air untuk jangka waktu tertentu selama mereka tetap basah. 

Ada banyak cerita pemilik hewan peliharaan tentang cupang yang melompat keluar dari wadahnya dan bertahan lebih dari satu hari di luar wadah.

Karakter

ikan cupang atau betta fish

Spesies ikan biasanya sering bepergian secara bergerombol, tapi cupang lebih suka sendiri, baik di penangkaran maupun di alam liar. Inilah alasannya kalau ditempatkan di wadah yang sama, cupang jantan akan bertarung satu sama lain. 

Meski begitu, beberapa cupang sama sekali tidak mau berkelahi.

Di alam liar, spesies ini memiliki lebih banyak ruang untuk menyendiri dan bersembunyi. Berbeda dengan di dalam wadah yang lebih sempit, mereka senang adu jotos satu sama lain. 

Bahkan cupang jantan dan betina bisa saling menyerang setelah kawin. Oleh karena itu mereka harus segera dipisahkan setelah kawin.

Jika cupang jantan bosan, ia mungkin mulai menggigit siripnya sendiri. Kebiasaan ini bisa menimbulkan penyakit. Untuk mencegahnya, pemilik disarankan untuk mengisi wadah dengan air paling sedikit 15 liter air, sekaligus mengisi wadah dengan tanaman dan tempat persembunyian. 

Ikan cupang jantan bisa saja hidup rukun dengan ikan lain selama kawannya tersebut bersirip kecil dan berwarna gelap. Sebaliknya, cupang akan terpancing menggigiti dan membunuh ikan yang berwarna terang dan bersirip besar.

Berbeda dengan cupang betina yang masih bisa hidup rukun secara bergerombol dalam wadah yang menampung air setidaknya 38 liter. Meski begitu pemilik tetap perlu memantau geng cupang betina, untuk memastikan mereka tidak mulai berkelahi satu sama lain. 

Kalau satu ikan mulai kelihatan agresif, mungkin ia perlu dipindahkan ke tempat baru sendirian.

Cupang jantan atau betina sama-sama suka memamerkan insangnya kalau ingin menarik perhatian lawan jenis, atau mau menakut-nakuti lawan. Begitu juga saat di dalam tangki, cupang akan mengeluarkan insangnya jika merasa terancam atau ketakutan. 

Ciri khas lain saat cupang ketakutan adalah munculnya garis horizontal pada sisi tubuh cupang. Sebaliknya, cupang betina akan menampilkan garis vertikaluntuk menunjukkan kesehatan dan kesiapannya untuk kawin.

10 Fakta Menarik

  1. Ikan cupang suka air hangat, terutama pada suhu sekitar 26 derajat celsius
  2. Menurut penelitian, ada 73 spesies betta fish alias ikan cupang di seluruh dunia, dengan beberapa spesies di antaranya terancam punah 
  3. Memberi makanan ikan cupang secara berlebihan bisa membuat mereka tidak bisa berenang ke kedalaman, karena karena gemuk dan kembung. Memberi makan berlebihan juga akan menyebabkan tangki tidak sehat dan jadi lebih cepat kotor.
  4. Para peternak mengembangkan variasi warna dan sirip cupang dari waktu ke waktu dengan perkawinan campuran, untuk menarik perhatian pemilik hewan peliharaan
  5. Cupang adalah spesies karnivora, artinya mereka menyukai daging! Untuk memastikan kesehatan dan diet yang tepat, pastikan semua pelet punya kandungan ikan atau udang yang tinggi
  6. Ikan cupang punya organ unik yang disebut labirin untuk menghirup udara di luar air
  7. Cupang jantan membangun sarang gelembung di permukaan air untuk menarik perhatian betina, bahkan jika gebetannya tersebut ada di wadah yang berbeda.
  8. Ikan cupang suka melompat dan terkadang langsung keluar dari tangki! Pastikan Anda menutupi sarangnya
  9. Microsoft, Inc. sering menggunakan gambar cupang di layar desktop selama uji coba beta sistem operasi Windows. Ini ada hubungannya dengan nama betta fish yang sering salah dieja
  10. Setelah kawin, cupang jantan akan mengusir betina, lalu melindungi telur dan gelembung tempat telur disimpan. Sebab kalau cupang betina dibiarkan tinggal, dia akan mulai memakan telur-telurnya sendiri.

Anatomi Ikan Cupang

Bagian paling unik dari ikan cupang adalah organ labirin yang disebut di atas. Seiring waktu dan dari hidup di lingkungan perairan dangkal yang keras seperti persawahan, cupang berevolusi dan sekarang mampu menghisap udara dari permukaan air dan segera menyerap oksigen ke dalam tubuh. Tanpa adaptasi ini spesies cupang mungkin tidak dapat bertahan hidup.

Baik jantan dan betina memiliki tubuh yang memanjang dan warnanya bervariasi di alam liar atau di penangkaran, tergantung pada pengembangbiakan. Perut mereka sangat kecil dan ini perlu dipertimbangkan saat memberi makan cupangmu. Sebagai perbandingan, cupang punya dua mata dan perutnya kira-kira sebesar salah satu matanya.

Semua ikan cupang juga memiliki sirip yang terlihat, dan insang yang digunakan untuk menghirup oksigen dari air. 

Kamu mungkin pernah bertanya-tanya bagaimana cupang bisa tidur sambil berselancar dalam air. Gelembung renang memungkinkan ikan cupang mengontrol kedalamannya di dalam air dengan menggembungkan atau mengempiskan kandung kemih di dalam tubuh mereka. 

Cupang yang makan berlebihan berisiko menderita penyakit kantung renang, alias swim bladder disease (SBD). Hati-hati, ini penyakit yang sering dialami cupang.

Kesalahpahaman

betta image3

Meskipun ikan aduan Siam (betta splendens) dijual di lapak-lapak umum, atau sering diberikan sebagai hadiah, sebetulnya mereka membutuhkan habitat yang lebih besar agar bisa hidup sehat dan panjang umur. 

Berbeda dengan yang diyakini banyak orang, ikan cupang tidak bisa hidup sehat dengan hidup dalam botol dan memakan akar tanaman. 

Kurangnya edukasi di kalangan pemelihara membuat cupang mengalami apa yang disebut PETA sebagai, “dihukum dengan rasa kesepian, kebosanan, sampai mati pelan-pelan.” Ikan cupang bersifat omnivora, oleh karena itu mereka membutuhkan daging dan nutrisi lain agar tetap sehat.

Meskipun cupang dapat bertahan hidup di air bersuhu ruangan, hal itu dapat merusak sistem kekebalannya atau menderita penyakit jika air menjadi terlalu dingin. Karena mereka berkembang biak pada sekitar 26 derajat celcius, penting untuk diingat bahwa udara di sekitar tangki perlu dijaga agar selalu beberapa derajat lebih tinggi dari suhu air.

Suhu kamar rata-rata sekitar 25 derajat. Jadi kamu harus mengupayakan langkah tertentu buat menjaga suhu tangki tetap hangat. Kalau tidak, cupang kesayanganmu bisa mengalami masalah kesehatan.

Kesalahpahaman lain adalah anggapan bahwa ikan cupang tidak perlu filter tangki, karena sudah terbiasa hidup di genangan air dan kotor. Padahal amonia dari kotoran yang menumpuk di dalam tangki, dapat membuat siripnya busuk dan menyebabkan penyakit lainnya.

Untuk itu kamu punya dua pilihan, yaitu sering mengganti air, atau memasang filter untuk membuang racun dari air. Cara paling aman untuk menjaga kesehatan lingkungan hidup cupang adalah menggunakan filter yang lambat dan lembut. Gunanya untuk mencegah sirip cupang tersedot ke dalamnya.

Jangan lupa membaca panduan lengkap cara merawat ikan cupang agar peliharaanmu semakin sehat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *